Kamis, 29 Desember 2016

Manajemen Media Massa 7

Laporan Keuangan Perusahaan

       Untuk mendirikan perusahaan dibutuhkan modal. Modal dapat dihitung dengan Aset dikurangi Hutang yang dimiliki perusahaan. Aset adalah seluruh hal yang kita kuasai seperti gedung, mobil, dll. 
       Kondisi ketika sebuah perusahaan tidak memiliki uang kas berarti perusahaan tersebut mengalami bankrupt. Oleh karena itu, kita harus mengatur keuangan perusahaan sebaik-baiknya. Banyak hal yang perlu diperhatikan.
       Kemudian, bagaimana kita mengetahui bahwa perusahaan tersebut akan bankrupt, atau bagaimana kita mengetahui profit perusahaan kita? Hal tersebut tentunya dapat diketahui dengan melihat pada 3 laporan keuangan, yaitu :
  1. Laporan Neraca : Melihat besar modal
  2. Laporan Laba Rugi : Melihat keuntungan perusahaan
  3. Laporan Arus Kas : Melihat ketersediaan uang kas selama 1 periode


A. Laporan Neraca

       Dalam laporan keuangan neraca, terbagi menjadi 3, yaiut aset, kewajiban (hutang), dan modal.

1. Aset

       Aset dibagi menjadi 3, yaitu :

1. Fixed Asset (Aset Tidak Bergerak)
       Aset ini tidak bisa dipindah tangankan begitu saja tanpa serah terima (memiliki surat-menyurat), seperti kendaraan, gedung, dll.

2. Current Asset (Aset Lancar)
       Aset ini dapat dipindah tangankan dengan mudah dan dapat dijual secara cepat, seperti tabungan, uang, kursi, meja, alat tulis kantor, dll.

3. Intangible Asset (Aset Tidak Berweujud)
       Seperti namanya, aset ini tidak dapat dilihat secara fisik, seperti hak paten, lisensi, merk (brand) yang tentunya dapat menghasilkan uang.

2. Hutang (Liabilities/Kewajiban)

       Hutang terdiri dari 2 macam, yaitu :
  1. Hutang Jangka Panjang
  2. Hutang Jangka Pendek

3. Modal

       Modal disebut juga ekuitas. Ekuitas pada waktu tertentu menggambarkan kondisi finansial suatu perusahaan.

B. Laporan Laba Rugi

       Dalam laporan laba rugi, terbagi menjadi 3 bagian, yaitu penghasilan, beban, dan pajak.

1. Penghasilan
       Penghasilan merupakan jumlah penghasilan yang didapatkan perusahaan, baik itu dari iklan ataupun tiras (media cetak). Penghasilan merupakan Laba Kotor.

2. Beban
       Beban adalah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan. Beban terbagi menjadi 2, yaitu beban produksi dan beban non produksi. Apabila Penghasilan dikurangi Beban maka akan menghasilkan LBT / Laba Bersih sebelum pajak.
Penghasilan - Beban = LBT (Laba Before Tax)

3. Pajak
       Pajak adalah hal yang wajib di negara ini. Oleh karena itu penghasilan suatu perusahaan pastinya akan terkena pajak. Hasil setelah pajak itulah yang dinamakan Laba Bersih Sesudah Pajak.
       Pajak terdiri dari banyak jenis, seperti:

  • PPH Pasal 4 ayat 2 (Pajak Pendapatan)
  • PPH Pasal 21 (Pajak Gaji Karyawan)

LBT - Pajak = Laba Bersih Sesudah Pajak (Earning)


Perbedaan dan Persamaan Neraca dan Laba Rugi 

  • Neraca : Laporan pada saat tertentu
  • Laba Rugi : Laporan keuangan pada kurun waktu tertentu
  • Neraca dan Laba Rugi harus ditutup dan dimulai di waktu yang sama

C. Laporan Arus Kas

       Saat pertama dibuka, uang yang tersimpan di kas perusahaan ada sejumlah dengan modal uang yang dimiliki.
       Pada laporan arus kas, terbagi menjadi 4, yaitu Kas Awal, Uang Masuk, Uang Keluar, dan Kas Akhir. Laporan inilah yang menetukan seberapa banyak uang kas pada perusahaan kita.

Mekanisme Perhitungan Laporan Keuangan

A. Laporan Neraca

  • Aset : Current Asset, Fixed Asset, dan Intangible dijumlahkan seluruh hasilnya (T1);
  • Kewajiban : Hutang Jangka Panjang dan Hutang Jangka Pendek dijumlahkan seluruh hasilnya (T2).
T1 + T2 = Equitas (EQ1)
EQ2 = EQ1 + Laba Yang Ditahan 
Laba yang ditahan = Return Earning 

B. Laporan Laba Rugi

  • Penghasilan : Penjualan dan Iklan dijumlahkan semua hasilnya (T1);
  • Seluruh Biaya Produksi (Bahan, cetak, distibusi, transport, dll) dijumlahkan (T2);
T1 - T2 = Laba Operasional

  • Seluruh Biaya Non Produksi (Gaji, Penyusutan, Sewa Gedung, Asuransi, dll) dijumlahkan (T3).
Laba Operasional - T3 = LBT (Laba Before Tax)  

  • Seluruh Biaya Pajak dijumlahkan (P)
LBT - P = Laba Bersih (Return Earning)  


C. Laporan Arus Kas 


  • Kas Awal (P) ditambah dengan seluruh Uang Masuk (Penyusutan, Piutang, Bunga, Royalti, Hak Paten, dll) (Delta P);
P + Delta P = P1

  • Seluruh Uang Keluar (Biaya produksi, gaji, cicilan hutang, tagihan, asuransi, dll) dijumlahkan (K1).
 P1 - K1 = Kas Akhir

K1 > Delta P; Kas Akhir < P
K1 < Delta P; Kas Akhir > P

K1 >= P1 = Bankrupt / Pailit
Deviden : Pembagian Keuntungan dengan Investor

Cara Menghitung Balik Modal

        Memakai rumus ROI (Return on Investment):
atau

       Untuk menentukan apakah perusahaan yang didirikan untung atau rugi dapat juga dilihat dari bunga bank. Apabila persentase yang didapatkan dari rumus ROI lebih besar daripada bunga bank berarti perusahaannya untung. Contoh: bunga bank sekarang 6,5%, kemudian persentase ROInya 11% berarti perusahaan untung.






Manajemen Media Massa 6

Struktur Organisasi

A. Media Cetak

Keterangan:
Pemred : Pemimpin Redaksi
RS : Redaktur Senior
R : Redaktur
RE : Redaktur Eksekutif

Dalam redaksi diperlukan koresponden apabila berlokasi jauh dari tempat terbit media. Adapu kontributor yang bertugas memberikan laporan namun tidak setiap hari.

Untuk reporter terbagi 3, yaitu reporter pemulan (2 tahun), kemudian naik menjadi reporter madya, dan menjadi reporter senior.

Selain redaksi, adapun di luar redaksi yang mengatur perusahaan, seperti Pemimpin Perusahaan, HRD, Perpajakan, Keuangan, Promosi. 

Kemudian, Pemimpin Redaksi dan Pemimpin Perusahaan memiliki atasan yaitu Pemimpin Umum.


B. Media Elektronik

Radio

       Hal yang utama dalam radio adalah penyiaran yang terbagi 2, Produksi dan Broadcast

Televisi

       Bagian produksi terdiri dari:
  1. Pembelian program;
  2. Purchasiong;
  3. Research;
  4. Pembuatan program.



Manajemen Media Massa 5

Perencanaan dan Pengambilan Keputusan


       Dalam menjalankan sebuah perusahaan, perencanaan dan pengambilan keputusan akan sering dijumpai. Apalagi saat terjadi kendala. Namun, pernakah terpikir apa yang duluan dilakukan? Perencanaan dulu apa pengambilan keputusan dulu?
       Sebelum lebih dalam, mari kita bahas apa sih perencanaan dan pengambilan keputusan? Perencanaan adalah penetapan cara-cara untuk mencapai sesuatu yang ingin dituju, sedangkan pengambilan keputusan akan dilakukan jika terdapat pilihan-pilihan. Dari pengertian tersebut bisa kita simpulkan bahwa perencanaan dan pengambilan keputusan merupakan dua hal yang berhimpitan dan melekat satu sama lainnya. Jadi tidak ada yang didahului atau mendahului. Kedua hal tersebut adalah hal yang saling terkait sehingga tidak bisa dipisahkan. Dimana ada perencanaan, di sana ada pengambilan keputusan, begitu juga sebaliknya. Jika kita ingin merencanakan sesuatu pasti di dalamnya terdapat pengambilan keputusan, begitu juga keputusan ada karna ada suatu perencanaan.


Pengambilan Keputusan

       Pengambilan keputusan dalam sebuah perusahaan memiliki beberapa metode.

1. Pohon Keputusan

2. AHP (Analytical Hierarchy Process)
       Metodi ini merupakan keputusan kenaikan harga yang diambil ketika keuntungan mulai menipis.

3. ANP (Analytical Network Process)
       ANP sebenarnya sama seperti AHP namun lebih kompleks dan rinci. Apabila dilihat di AHP, Tiras hanya dipengaruhi oleh Harga dan Isi, namun menurut ANP bukan hanya itu tetapi juga ada Transport dan Agen.

       Sebuah perusahaan dikatakan kritis apabila:
  1. Tidak ada bahan baku
  2. Tidak ada bahan pasar
  3. Tidak ada SDM
  4. Tidak ada bahan Teknis
  5. Reputasi jelek
  6. Nilai tukar mata uang
       Selain, ketiga metode di atas adapun cara lain mengambil keputusan, yaitu:
  1. Statistik
  2. Intuisi
  3. Peramalan (melalui data-data yang ada ataupun data dari perusahaan sejenis)


Perencanaan

       Dalam menyusun perencanaan, kita harus memikirkan tujuannya terlebih dahulu. Tahapannya adalah:
Mengumpulkan data -> Pemilihan -> Penetapan -> Menyusun -> Menyatakan (Pelaksanaan) -> Umpan Balik
* Menyusun : Membuat susunan rencana yang siap untuk dinyatakan
* Draft         : Susunan rencana yang belum dinyatakan


Rubrikasi

       Rubrikasi adalah penentuan pembagian isi dalam sebuah media cetak. Biasanya pada halaman pertama terdapat berita-berita penting dan menarik yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada halaman lainnya. Jumlah rubrik tergantung pada jumlah halaman.
       Contoh rubrik adalah rubrik ekonomi, politik, metropolitan (khusus Jakarta), budaya (pendidikan, seni, dll.). Khusus untuk surat kabar biasanya ada rubrik nusantara (berita yang terjadi di luar ibu kota).

       Pada radio dan televisi, rubrik ditetapkan pada program acaranya bukan beritanya. Biasanya disebut sebagai rundown acara. 
       Dalam rundown acara, yang menjaga program agar berjalan tepat waktu adalah Program Direktur (PD), begitu juga yang menyiapkan laporan penyiaran adalah PD. Namun, yang menyiapakan rundown adalah Produser.
       Contohnya satu tayangan dibagi ke dalam beberapa segmen.


Tambahan!

       Agar berita tidak basi yang harus dilakukan adalah:
  • Jangan menulis keterangan waktu yang relatif, seperti bulan lalu, minggu lalu, dll.
  • Cari berita yang tidak mudah basi, seperti straight news.

Minggu, 18 Desember 2016

Manajemen Media Massa 4

Sumber Daya Manusia


Dalam usaha redaksi media cetak, ada tingkatan dalam SDM:

1. Calon Reporter 
       Pada usaha media cetak, calon reporter yang telah bekerja selama 6 bulan - 1 tahun akan diangkat menjadi reporter. Jika calon reporter tersebut selama bekerja tidak memiliki kinerja yang baik, maksimal 3 tahun akan dilihat kembali apakah ada perubahan atau tidak, tetapi jika tidak ada peningkatan maka akan dikeluarkan.

2. Reporter Pemula
       Reporter harus bisa berpikir secara logis dan memiliki keberanian. Dahulu dalam penilaian reporter, harus mengikuti kursus yang bernama STENO (Ahli ngetik) yang menjadi acuan persyaratan reporter. Sedangkan sekarang diganti menjadi ahli Ms.Word. Dahulu juga yang sekarang tidak berlaku lagi adalah kemampuan mengirim telegam. Dalam mengirim telegram memiliki tempat yang khusus, yaitu PTT (Pos, Telepon, Telegram). Telegram sama seperti pos tapi lebih cepat sampai. Telegram dulunya dikuasai oleh pemerintah karena dianggap berbahaya. Lalu beralih ke Teleks. Teleks dapat langsung diterima oleh penerima, namun tidak bisa ke banyak orang. Lalu pindah ke Pancher. Pesan yang dikirim oleh pancher disampaikan berupa lubang-lubang yang memiliki arti satu huruf. Kemudian beralih ke Fax. Sama seperti Teleks, point per point tidak bisa sekaligus dikirim ke banyak orang. 

       Teknologi sangat berpengaruh dalam penentuan SDM. Karena dalam menentukan SDM di media massa harus padat modal dan padat karya. 

Manajemen Media Massa 3

Jenis-Jenis Pasar


1. Pasar Informasi
       
       Pasar ini melihat nilai dari sebuah informasi. Informasi yang menarik harus up to date. Begitu juga informasi mengenai hal yang terjadi di sekitar kita akan lebih laku dari hal yang jauh. Pasar informasi ini harus memperhitungkan daerah geografis, demografis, dan ekonomi masyarakat apabila ingin menyebarkan sebuah informasi.
a. Faktor Geografis : Dalam menentukan informasi yang akan disebarluaskan, kontennya harus melihat faktor geografisnya. Contohnya kita memilih wilayah Tangerang. Kita harus menyesuaikan konten yang akan kita sampaikan dengan wilayah Tangerang. Seberapa untungnya kah kalau kita menyebarkan suatu media di wilayah Tangerang? Apakah konten yang akan kita berikan sesuai dengan daerah tersebut? Dengan menentukan daerah geografis, kita juga bisa menentukan banyak konsumen yang akan kita sasarkan.
b. Faktor Demografis : Sebelum menerbitkan sebuah media, kita harus tau target pemasarannya siapa. Kita harus mempertimbangkan usia dan juga tingkat pendidikannya.
c. Faktor Ekonomi Masyarakat : Selanjutnya kita harus menentukan target kelas pembaca. Dari golongan manakah mereka? Apakah kelas A, B, atau C? Dari hal tersebut, kita bisa menentukan isi konten dan harganya yang sesuai. Jika media cetak mau membuat koran untuk golongan A, kualitas kertas dan percetakannya harus dibuat sesuai dengan standard golongan A. Pilihan topik juga harus sesuai dengan golongan yang dipilih.

2. Pasar Intelektual

       Dapat dilihat dari siapa penulisnya. Koran yang berbobot pasti memiliki penulis yang berbobot sehingga menciptakan koran yang berbobot. Koran yang berbobot akan dilirik/ dijadikan bahan referensi oleh banyak orang "inteletual", seperti profesor, doktor.

3. Pasar Iklan

       Penerbit media massa harus memikirkan pemasang iklan agar mereka ttidak merasa dirugikan oleh harga. Cara menghitung iklan (keuntungan) pada media cetak dapat memakai CPM (Cost per Mil).

4. Pasar Loak

       Menjual barang bekas/koran bekas yang tidak laku.


Question!

Bagaimana jika pasar informasi bagus, tetapi pasar iklan tidak ada? Apa yang menyebabkan hal itu terjadi?
1. Karena pasar informasinya terlalu bebas sehingga tidak spesifik ataupun terlalu sempit.
2. Kontennya memihak. Kontennya selalu menjadi hitter di bagian tertentu. Contoh memihak partai tertentu.
3. Sikap politiknya. Korannya terlalu oposisi. Memusuhi pemerintah sehingga iklan pemerintah tidak ada.

Minggu, 13 November 2016

Manajemen Media Massa 2

       Peraturan dan Perpajakan        

        Dalam membangun sebuah perusahaan Media Massa, kita harus memerhatikan hukum yang ada. Hukum tersebut berbentuk peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang. Berikut Undang-Undang yang harus diperhatikan.
      1.       UU Pers
      2.       UU Penyiaran
      3.       UU ITE
      4.       UU Pajak
      5.       UU Perseroan Terbatas
      6.       UU Perlindungan Ketenagakerjaan
      7.       UU HAKI (Hak, Kekayaan, Intelektual)
      8.       KUH Pidana
      9.       KUH Perdata

        Kemudian adapun surat izin yang diperlukan, seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan PPN (Pajak Pertambahan Nilai). Dalam bahasan kali ini, saya akan lebih membahas tentang PPN.
        Kalian pasti sering menemukan PPN saat membeli barang. Entah itu pajaknya 10% ataupun 20% tergantung dari kebijakan perusahaan. Contohnya saat Anda ingin membeli makanan di KFC, Anda akan dikenakan pajak 10%. Tapi, apa sih sebenarnya maksud dari Pajak Pertambahan Nilai?

                                                             Penjualan Mobil
                Harga Awal         Pajak 10%            Harga Setelah Pajak
A             100jt                      10jt                        110jt                                    -> pajak yang dibayar 10jt
B             150jt                      15jt                        165jt                                    -> pajak yang dibayar 5jt
C             200jt                      20jt                        220jt                                    -> pajak yang dibayar 5jt
D             250jt                      25jt                        275jt                                    -> pajak yang dibayar 5jt

        Menurut kalian berapa total pajak yang diberikan penjual kepada pemerintah? Apakah 70jt? Tentu saja tidak. Jawabannya adalah 25jt. Kenapa?
        Si B yang  membeli mobil dari si A sudah terkena pajak 10% menjadi 110jt. Tetapi, karena si B ingin menjual kembali mobil tersebut, si B merasa bahwa pajak yang ia bayar waktu pertama membeli mobil harus dikembalikan, sehingga saat si C membeli mobil dari si B dengan pajak senilai 15jt, pajak yang seharusnya diberikan si B kepada pemerintah senilai 15jt menjadi 5jt karena telah dikurangi 10% (10jt). Dan seterusnya. Itulah yang dinamakan Pajak Pertambahan Nilai.
Kesimpulannya. setiap pejualan akan diberikan pajak 10% tetapi penjual memiliki hak untuk mengambil kembali pajak 10% yang telah dibayarnya apabila ia ingin menjual barang tersebut lagi.

        Namun, perpajakan tidak hanya terdapat pada saat membeli barang tetapi berlaku juga terhadap memberikan gaji kepada tenaga kerja pada perusahaan. Pajak tersebut dinamakan PPh (Pajak Penghasilan).
        Maksud dari PPh adalah gaji/penghasilan yang di dapat oleh karyawan merupakan hasil yang sudah dikurangi dengan pajak. Pemotongan hasil gaji tersebut tergantung dari ketetapan pajak yang telah diatur, baik itu dari faktor daerah tempat ia bekerja dan tergantung dari jumlah keluarganya. Selain PPh, ada juga yang namanya PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak). Hal tersebut dapat dikatakan “Batas garis kemiskinan”, karena seperti yang dikatakan sebelumnya pajakpun memiliki batasan-batasannya. Seseorang walaupun telah bekerja dapat tidak dikenakan pajak karena tidak memenuhi ketentuan pemotongan pajak. Hal itu seperti seseorang yang tidak berkeluarga (belum mempunyai istri/suami atapun anak, dengan kata lain single) dan tidak mempunyai rumah memiliki penghasilan perbulan senilai 2,3jtx12 bulan = 27,6jt. Ia tidak akan mendapatkan pemotongan penghasilan karena batas penghasilan tidak kena pajak di daerahnya adalah senilai 27,6jt per tahun. Namun, walaupun ia belum berkeluarga dan tidak mempunyai rumah tetapi penghasilannya per tahunnya adalah 30jt berarti ia harus membayar pajak senilai 2,4jt (penghasilan-batas penghasilan tidak kena pajak).
        Apabila seseorang mempunyai seorang istri dan penghasilan pertahunnya adalah 50jt maka orang tersebut tidak perlu membayar pajak karena dinyatakan bahwa orang tersebut harus menghidupi istrinya. Tetapi lain hal apabila istrinya juga bekerja. Oleh karena itu, PTKP tergantung dari jumlah keluarga yang dimiliki. Peraturan hasil akhir pajak tersebut diketahui dari Surat Keputusan Pajak.

Jenis-Jenis Pajak

  1. PPN (Pajak Pertambahan Nilai) : Dibayarkan setiap barang dijual.
  2. Pajak Barang Mewah : Dibayarkan hanya saat dibeli dalam kondisi baru. Contoh : Mobil.
  3. PKP (Pengusaha Kena Pajak) : Perusahaan yang sudah wajib membayar.
  4. PPh (Pajak Penghasilan) : Penghasilan dari gaji, sewa, bunga.
  5. PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

KUH Pidana

  • Hukuman pidana bagi yang menyebarkan berita bohong
  • Pihak melakukan kesalahan pada negara
  • Perwakilan negara : Kejaksaan Agung


KUH Perdata

  • Hubungan antar Pribadi.
  • Contoh : Menuntut negara karena pensiunan.

Selasa, 01 November 2016

Review ROG G752, Mesin Canggih untuk Pemain Game

    Siapa yang tidak mengenal Laptop ASUS? Yeah laptop ini memang memiliki banyak sekali kelebihan dan tidak bisa dipungkiri produk Asus adalah brand ternama di dunia karena memiliki kualitas terbaik, baik itu dari segi CPU dan GPU. Asus yang sangat mengutamakan kenyamanan konsumen dan ingin memberikan yang terbaik, keluarlah laptop ASUS ROG (Republic of Game). Tentu saja bagi para gamer, ASUS ROG adalah pilihan yang tepat untuk mereka yang ingin maksimal dalam menjalankan hobinya tersebut.
    Belum cukup lama, ASUS ROG mengeluarkan versi terbaru yaitu ROG G752 yang memang ditargetkan untuk para gamer kelas berat. Laptop dengan kualitas dan kemampuan gaming yang super duper hebat ini, pasti tidak akan pernah mengecewakan kalian.
    Mungkin dari kalian masih ada yang belum mengenal ASUS ROG G752. Jadi, mari kita ketahui dulu apa sih Laptop ASUS ROG G752?

   
    Yeah Laptop ROG G752 adalah laptop yang dirilis dengan desain Iron Man. Keunikan tersebut ditambah dengan kelebihan keyboardnya. Tentu saja Asus tidak main-main dalam merancang produknya. Sebuah laptop gaming tidak lengkap adanya jika tidak memiliki keyboard khusus gaming. Keyboard tersebut dirancang khusus sehingga para gamer bisa merasakan kenyamanan yang maksimal. 
    Asus menambahkan segudang fitur yang menarik, seperti fitur Anti Ghosting dan tombol makro. Para gamer dapat dengan mudah menekan banyak tombol secara bersamaan tanpa mengalami gangguan. Penambahan tombol baru, recording key juga memudahkan para gamer untuk merekam permainan yang sedang dimainkan.


Main Kelamaan Bikin Laptop Panas?
    Ya, ini adalah salah satu masalah bagi para gamer. Laptop yang semakin panas tentu akan membuat kinerja laptop menurun. Namun, laptop ROG G752 sekarang memiliki solusinya. Laptop ini berhasil merancang lebih dari satu sistem pendingin yang super canggih. Dengan teknologi dual copper, sistem pendingin akan bekerja semaksimal mungkin untuk menjaga suhu laptop dan menjaganya tetap stabil. 
    Selain itu, panas yang keluar dari laptop tidak akan mengurangi kenyamanan para gamer, karena ventilasi udaranya telah dirancang sedemikian rupa sehingga hawa panas tersebut keluar pada bagian belakang laptop. Tidak cukup sampai di situ, laptop ini menggunakan teknologi 3D vapor chamber pertama di dunia. Teknologi tersebut akan mengeluarkan liquid yang gunanya menetralisir panas yang dihasilkan oleh komponen CPU dan GPU. Debu dan kotoran juga tidak akan menghambat kinerja sistem pendingin tersebut karena telah dilengkapi dengan Anti Dust thermal tunnel. 

Main Game Berat Tidak Membuat Lag!
    Pernah ga sih kalian lagi main game dengan grafis yang berat tapi ngelag? Pastinya hal tersebut sangat mengesalkan. Tidak usah khawatir lagi, Laptop ROG G752 ini memiliki spesifikasi kelas berat. Prosesor Intel Core i7-6700HQ Skylake akan membuat kalian tidak pernah merasakan lag lagi. Laptop ini didukung oleh layar Full HD (1920x1080) yang dilengkapi dengan fitur wide view angle, teknologi G-Sync, serta sharp display. Pengguna akan tetap jelas melihat layar walaupun dari sudut 178 derajat sekalipun. Kemudian dilengkapi juga storagebertipe PCIE4 SSD dan tentunya telah memiliki Windows 10 di dalamnya. 
    Tidak hanya itu, para gamer juga akan dipuaskan tambahan fitur yang akan sangat membantu yaitu GameFirst III. Fitur tersebut akan mengurangi ketidaknyamanan yang muncul saat bermain game online yang diakibatkan oleh menurunnya kualitas jaringan internet.
    Kemampuan pada output audio laptop tersebut juga akan semakin membuat para gamer tergila-gila. Penambahan fitur bernama Nahimic Sound akan memberikan pengalaman tersendiri karena dengan fitur tersebut mampu membuat audio mengeluarkan suara yang sangat jernih dan juga para gamer tidak perlu terganggu lagi apabila sedang melakukan open voice ketika lagi bermain game online. Dijamin tidak akan mengeluarkan noise yang tentunya membuat suara ketika mengganggu jalannya permainan.
    Jadi, apa lagi yang harus diragukan untuk laptop gaming ini?


    Untuk lebih lengkapnya, kalian bisa melihat spesifikasi ASUS ROG G752 di bawah ini.

Main Spec.
ROG G752VY(G-SYNC)
CPU
Intel® Core™ i7-6700HQ Processor (6M Cache, up to 3.50 GHz)
Operating System
Windows 10
Memory
8 GB/32 GB DDR4
Storage
1 TB HDD 7200rpm/ 1 TB+256 PCIE SSD
Optic Drive
Super-Multi DVD
Display
17.3" IPS FHD (1080 x 1920)
Graphics
NVIDIA® GeForce® GTX 980M - 8GB DDR5/GTX 980M - 4GB DDR5
Input/Output
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1 x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 2 x USB 3.0 port(s), 1 x USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
Camera
HD Web Camera
Connectivity
Integrated 802.11ac or 802.11 b/g/n (WiDi), BT 4.0 support
Audio
Built-in Speakers and Analog Microphone, Built-in Azalia compliant audio chip, SonicMaster
Dimension
385 x 255 x 32.4mm
Battery
8Cells 90Wh
Accessory
Gaming backpack
MSRP
Rp30.299.000
Rp39.299.000(bundling mouse gaming ROG)
Warranty
2 years full global warranty